featured i love you that much

ketahuilah

07.43.00vita herlinawati

kejujuran

Perasaan ku..
image by pixabay


Aku pernah merasakan rasa ini.

Rasa yang tak pernah aku mau sebelumnya. Tiba-tiba hadir tak diduga tak direncana. Rasa ini kadang membuatku bahagia, sedih, rindu, menangis bahkan tertawa sendiri.



Aku tak tau kenapa rasa ini bisa datang. Setiap melihatnya aku merasa bahagia, dan bahkan tertawa sendiri. Saat jauh aku merasa rindu dan ingin bertemu.

Rasa ini semakin bertumbuh setiap hari. Rasa yang tak beraturan ini selalu membuat hatiku serba salah. Jadi salah tingkah kalau dirinya selalu merespon baik kepada aku. Tapi dia hanya menganggap aku sebagai teman. Dia tak pernah tau bahwa sebenarnya aku memiliki rasa yang lebih dari teman, bahkan aku berharap dia menjadi milik ku untuk selamanya. Kadang aku berkhayal dia bisa menjadi orang terakhir yang akan mendampingi ku.

Tapi apa mungkin? Tak mungkin... pikirku langsung membuyarkan khayalanku yang setinggi langit. Aku paham dan sadar betul dia tak mungkin aku miliki karena perasaan yang tak sama.

Rasa ini semakin kacau entah bagaimana tapi rasanya aneh sekali. Sedih dan kacau yang ada dihati dan pikiran sekarang. Kalaupun dia tahu akan rasaku padanya, dia juga pasti tak menghiraukan ku karena aku yang bukan siapa-siapa dia.

Aku ingin perjuangkan rasa ini, tapi aku berfikir lagi. Aku hanya takut untuk sakit hati kesekian kalinya lagi. Rasa itu selalu menghantuiku sampai sekarang. Setiap rasa suka dan sayang terhadap laki-laki aku memilih untuk memendam rasa itu. Karena aku tau belum tentu orang yang aku suka juga suka kepada ku hanya itu pikirku.

Menunggu dan terus menunggu saja yang aku bisa.

Karena perempuan tak mungkin akan menyatakan perasaannya terlebih dahulu. Aku pernah menyatakan kepada orang yang aku suka, yang ada hanya sakit dan kecewa yang aku dapat.

Dari situlah aku tak pernah berani menyatakan perasaanku terlebih dahulu sebelum laki-laki yang memulainya. Memendam rasa suka sendiri itu lebih menyiksa. Apalagi perempuan, serba salah jadinya.

Tak tau kenapa rasa itu tiba secepat itu tapi susah untuk hilang. Aku tipe yang mudah jatuh cinta tapi susah untuk melupakan rasa yang pernah datang yang sebenarnya tak aku inginkan.

Karenanya, rasa yang susah hilang ini selalu menggangguku dan membuatku kacau. Sempat terfikir olehku aku tak ingin mempunyai rasa cinta lagi. Sudah terlalu lelah dan sakit dengan rasa ini yang tak pernah berujung bahagia.

Semua aku korbankan dan perjuangkan untuknya tapi tetap saja aku tak pernah mendapatkan kesungguhannya, hanya berujung kesedihan dan keterpurukan yang membuat hidupku kacau dan berantakan.

Sekarang rasa suka yang datang ini aku biarkan saja sampai benar-benar ada yang mampu membuatku dan meyakinkanku jika dia lah orang yang pantas aku perjuangkan dan berjalan susah senang bersamaku selamanya.   

You Might Also Like

1 komentar

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

English German French Arabic Chinese Simplified We use cookies to improve your experience. By your continued use of this site you accept such use. Thank You.