featured let go and forgive

Petualang Cinta #1

12.39.00Unknown

perburuan tanpa akhir

image by pixabay
Masih ingat artikel yang dibuat oleh moondy? yang dengan menariknya mengulas bagaimana kupu-kupu bisa hidup di dalam perut kita, seekor kupu-kupu cinta yang lahir begitu saja saat seseorang merasakan sensasi rasa cinta.
Berapa lama kupu-kupu cinta itu terasa di dalam perut?
Sejenak, bila memutar kembali kenangan yang lalu bisa samar kuingat, bahwa sensasi seperti itu hanya saat permulaan. Setelah percintaan itu berjalan rasa-rasanya sih sudah tidak ada lagi rasa seperti itu.

Beberapa hari lalu, mendadak aku sangat merindukan rasa itu. Sang kupu-kupu yang terbang liar di perut. Dan kembali memutar beberapa cerita lama yang bercampur aduk, tentang para petualang cinta, para pemburu,.. sebagian berhasil, sebagian lagi masih tetap menjadi petualang hingga saat artikel ini dibuat.

Bila cinta hanya rasa yang tidak perlu ditindak lanjuti, maka masalahnya tidak akan menjadi kompleks. Tidak perlu dilematis, toh sang cinta mengalir dengan sendirinya.

Namun kehidupan normal menuntut adanya komitmen dan regenerasi. Jadi kapankah petualangan cinta berakhir, dan memulai membangun istana cinta yang megah dan kokoh? masih ingat sulitnya memilih satu dari tiga wanita?

Saat ini, belum terasa menarik untuk membicarakan istana cinta. Istana cinta dan para penduduknya adalah para pecandu cinta yang membosankan, yang sulit mengharapkan mereka untuk memahami bagaimana rasa sakit hati para pemburu cinta yang terapung di samudra percintaan.

Pada sebuah pagi yang cerah, seorang pemburu tak kuasa menahan hasratnya untuk bangkit, dan melihat ke luar. Setelah bertahun-tahun hidup berburu di goa kegelapan yang hanya menyisakan sisa-sisa cinta yang aneh rasanya.

Di luar sana dia menemukan berbagai jenis cinta baru. 
Mengingat perjalanan percintaan dalam goa, dia sudah menguasai sebuah skill percintaan tingkat tinggi. Nama skillnya adalah "Cermin Harapan". Dengan kemampuan tersebut, dia melihat akhir dari sebuah percintaan saat melihat target buruan melalui cermin tersebut, serta melihat hasil perbuatan tangannya sendiri apabila dia melakukan sesuatu atas target buruannya.

Cermin itu sendiri termanifestasi begitu jelas dalam fikirannya setelah perenungan yang melelahkan, setelah berbagai petualangan dijalani ternyata hasilnya selalu saja kandas ditengah jalan, hanya membuang waktu dan menyakiti diri sendiri.

Sang cermin menunjukkan bahwa petualangan tanpa tujuan yang baik dan jelas hanya berujung kesengsaraan dan melewatkan banyak peluang baik lain yang sebenarnya tersedia, bila saja mau mencoba. Sayang sekali, dia tidak condong pada yang baik. Dia suka bertualang.

Kini, setelah tua dan lelah, energinya berkurang banyak, dan cermin harapan masa lalunya memberi petunjuk, sebuah arah petualangan yang lebih baik, di pagi yang cerah dan jauh dari gelapnya goa.

Berapa lama waktu tersisa untuk berburu? Entahlah...   

You Might Also Like

1 komentar

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

English German French Arabic Chinese Simplified We use cookies to improve your experience. By your continued use of this site you accept such use. Thank You.