i love you that much om

Bidadariku, terima kasih

20.17.00Unknown

Sudah datang menolong

Image by pixabay
"aku rasa kedudukanmu memang sulit" kataku pada seorang teman
"apa tak boleh aku menjadi diriku sendiri?" dia menoleh dengan muka masam
"boleh, tapi diupgrade!" sambil tersenyum kujawab pertanyaan dia
"maksudnya? emang komputer?" sahutnya, kembali melihat ke arah lain

wanita yang ceria dan baik itu tidak menyadari, bahwa kebaikan dan keterbukaan bukanlah konsumsi semua orang. Ada sebagian orang yang akan menterjemahkan kebaikan sebagai peluang untuk menipu, melecehkan atau memandang rendah. Apalagi disempurnakan dengan keterbukaan tanpa pandang bulu, dan mudah memaafkan perlakuan buruk orang lain, dengan alasan  "mereka cuma iseng" , kenapa berempati pada yang iseng, dan mengabaikan perasaan mereka yang benar-benar peduli.

Terlepas dari hati sang wanita yang memang apa adanya, keterbukaan seperti itu hanya menjadi peluang bagi orang lain untuk tidak menganggapnya berharga. Toh orang tidak mau ambil pusing, apa yang diberikan itulah yang diambil. Memberikan peluang untuk tidak dihargai, artinya memang tidak keberatan untuk dihina. Dan untuk sang wanita, hal ini bisa berdampak fatal. Dia memberikan beban berat bagi siapapun yang mencintainya, bahkan pada siapapun yang menyayanginya.


Dan ini mengingatkanku akan para bidadari surgawi... yang memberikan ketenangan ketimbang ketegangan, yang melahirkan rasa percaya dibandingkan kecurigaan, yang menumbuhkan rasa malu di hati saat berbincang.. yang memiliki kesetiaan seperti setianya nafas terhadap kehidupan..

Bidadari.. aku rindu padamu.. 

#obbilmesi
#from jakarta to surabaya

You Might Also Like

0 komentar

Popular Posts

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

English German French Arabic Chinese Simplified We use cookies to improve your experience. By your continued use of this site you accept such use. Thank You.